Rabu, 4 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Liga Indonesia

Arema FC Dominasi, PSM Makassar Bangkit di i league cup: Reaksi dan Optimisme Kedua Tim

Arema menghajar RANS 4‑0, PSM menundukkan De Red 2‑0 di i league cup, pelatih dan pemain mengungkap rasa kecewa lawan serta keyakinan melaju ke fase grup berikutnya.

Arema FC Dominasi, PSM Makassar Bangkit di i league cup: Reaksi dan Optimisme Kedua Tim
Ilustrasi: Liga Indonesia — Cariaja News

Arema FC dan PSM Makassar membuka penampilan mereka di i league cup 2026‑2027 dengan hasil positif yang cukup menggetarkan. Di Kanjuruhan, Arema menumpas RANS Nusantara dengan skor 4‑0, sementara di Gelora 10 November, PSM mengamankan tiga poin lewat kemenangan 2‑0 melawan De Red. Kedua tim kini menatap fase grup dengan harapan, namun reaksi lawan mengisyaratkan tantangan yang tak mudah diabaikan.

Samuel Otusanya menjadi sorotan utama ketika ia mencetak tiga gol bagi Arema, mengukir hat‑trick yang menegaskan dominasi Singo Edan. RANS, yang masih berada di level Championship, tampak tak mampu menahan serangan cepat, dan pelatih mereka menyampaikan kekecewaan atas pertahanan yang lemah serta menekankan perlunya perbaikan sebelum laga berikutnya. Di sisi lain, Arema menegaskan keyakinannya untuk melanjutkan momentum, menyoroti kerja tim yang solid dan peluang mencetak gol lebih banyak di pertandingan selanjutnya.

Di Surabaya, PSM Makassar berhasil mengakhiri dua pertandingan tanpa kemenangan di Super League dengan mengalahkan De Red 2‑0. Abdul Rahman membuka keunggulan lewat sundulan setelah umpan silang Victor Luiz, sementara Kodai Tanaka menambah gol lewat tembakan keras. Pelatih PSM mengungkap rasa lega setelah tim berhasil bangkit, menambahkan bahwa kepercayaan diri kini kembali pulih dan mereka siap menantang lawan di grup i league cup.

Reaksi Pelatih dan Kapten Arema Setelah Kemenangan Telak

Pelatih Arema menegaskan kebanggaan atas penampilan tim, namun ia tidak menutup mata terhadap rasa kecewa RANS yang tampak jelas di lapangan. “Kami harus tetap rendah hati, lawan kami menunjukkan semangat meski hasilnya tidak memuaskan,” kata sang pelatih. Kapten tim menambahkan bahwa fokus akan tetap pada persiapan mental menjelang pertandingan grup berikutnya, mengingat profil league cup menuntut konsistensi tinggi.

Fokus Arema pada Fase Grup Selanjutnya

Arema menilai bahwa kemenangan 4‑0 memberi mereka pijakan kuat, namun tidak berarti mereka boleh lengah. “Statistik league cup menunjukkan kami harus menjaga clean sheet dan meningkatkan efisiensi serangan,” ujar kapten. Pemain sayap menyoroti pentingnya rotasi untuk menghindari kelelahan, sementara lini tengah berjanji akan terus menciptakan peluang mencetak gol. Kepercayaan diri kini mengalir, namun mereka sadar bahwa setiap tim di grup memiliki potensi mengubah hasil.

PSM Makassar: Menggugah Semangat Pasca Kegagalan Liga

Setelah dua laga tanpa poin di Super League, PSM menemukan napas baru lewat kemenangan melawan De Red. Pelatih PSM menuturkan, “Kami belajar dari kegagalan, dan tim menunjukkan ketangguhan mental yang dibutuhkan di i league cup.” Abdul Rahman, yang mencetak gol pertama, menegaskan bahwa dukungan suporter sangat berarti, dan mereka berharap dapat menyalurkan energi positif ke pertandingan berikutnya.

Statistik League Cup yang Membuktikan Perubahan

Data statistik league cup mengungkapkan bahwa PSM kini mencatatkan pertahanan yang lebih rapat, dengan hanya dua kebobolan dalam dua laga. Sementara Arema mencatatkan empat gol tanpa balas, menegaskan keunggulan serangannya. Kedua tim menilai bahwa angka-angka ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan kerja keras dan adaptasi taktik. Berita arema fc terbaru pun menyoroti peningkatan performa, menambah keyakinan bahwa mereka berada di jalur yang tepat.

Reaksi suporter Arema pun menggema di media sosial, mengapresiasi hat‑trick Otusanya sekaligus menuntut tim tetap konsisten. Sementara pendukung PSM menyoroti pentingnya kemenangan ini sebagai pemecah kebuntuan, berharap tim dapat mempertahankan performa di laga selanjutnya. Kedua kubu menyadari bahwa i league cup bukan sekadar ajang persahabatan, melainkan panggung untuk menguji kualitas sebelum kompetisi liga indonesia berlanjut.

Melihat ke depan, Arema dan PSM berencana memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi di grup masing‑masing. Pelatih Arema menekankan pentingnya persiapan taktis, sementara PSM berfokus pada memperbaiki transisi serangan. Kedua tim menyadari bahwa tantangan belum usai, namun keyakinan yang ditunjukkan setelah kemenangan memberi sinyal kuat bahwa mereka siap bersaing hingga akhir i league cup.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Liga Indonesia.