Badai Kritik Terjang Manuel Locatelli Usai Tertangkap Nongkrong Bareng Inter Milan
Sang gelandang tengah mendapati dirinya digoyang kecaman suporter sendiri akibat foto santai di luar lapangan.
Kemenangan meyakinkan atas Irlandia Utara seharusnya membawa ketenangan bagi skuad asuhan Gennaro Gattuso. Namun, suasana justru mendadak memanas di luar urusan taktik lapangan hijau. Sorotan tajam kini mengarah kepada manuel locatelli setelah sebuah potret kebersamaan beredar luas di dunia maya.
Gelandang tengah berusia dua puluh delapan tahun itu tertangkap basah sedang menghabiskan waktu luang bersama para pemain dari kubu rival bebuyutan. Situasi ini langsung memicu reaksi keras dari basis pendukung setia klub Turin yang merasa terusik.
Sisi Lain Persiapan Menuju Zenica
Rangkaian agenda internasional memang menuntut fokus tingkat tinggi jelang lawatan penentu ke Bosnia. Di tengah ketatnya jadwal manuel locatelli dan rekan-rekan setimnya, para pemain nasional tetap membutuhkan waktu sejenak untuk melepas penat dari tekanan latihan.
Setelah mengamankan keunggulan dua gol tanpa balas di Bergamo, rombongan tim langsung kembali menuju pusat latihan Coverciano. Keputusan untuk keluar sejenak mencari udara segar diambil demi menjaga kondisi mental agar tetap prima menghadapi laga krusial berikutnya.
Pilihan Restoran yang Memancing Reaksi
Sebuah tempat makan ternama di perbukitan Florence menjadi destinasi pilihan enam penggawa tim nasional untuk beristirahat malam itu. Sang pemilik tempat usaha tanpa sengaja memicu kehebohan setelah membagikan momen keakraban tersebut melalui akun media sosial pribadinya.
Di sinilah letak persoalan utama yang memicu kemarahan publik Turin terhadap sang gelandang pengatur tempo.
Manuel Locatelli tercatat sebagai satu-satunya perwakilan dari Turin yang hadir dalam meja makan tersebut. Sementara itu, dominasi justru dipegang oleh para pilar inti dari kubu musuh bebuyutan sekota.
Dominasi Rival dalam Satu Meja
Kehadiran empat pemain pilar dari kubu rival utama mendominasi kumpulan malam itu tanpa kehadiran rekan seklub lainnya. Nama-nama besar seperti Nicolo Barella dan Federico Dimarco tampak menikmati suasana santai bersama Alessandro Bastoni dan penyerang muda Francesco Pio Esposito.
Keberadaan penjaga gawang Tottenham, Guglielmo Vicario, turut melengkapi lingkaran kecil para pemain yang menghabiskan malam di luar kamp latihan tersebut. Pemandangan keakraban lintas klub inilah yang membuat para pendukung garis keras melayangkan protes terbuka.
Bagi sebagian besar suporter, kedekatan fisik dengan para pemain lawan di luar pertandingan resmi adalah bentuk pelanggaran tak tertulis terhadap rivalitas. Padahal, kontribusi hasil manuel locatelli di atas lapangan hijau sepanjang babak kualifikasi tergolong sangat vital bagi stabilitas permainan.
Kini, ujian sesungguhnya bagi sang kapten bukan hanya meredam ketegangan di atas lapangan, tetapi juga memulihkan kepercayaan publik yang telanjur terluka oleh sebuah foto santai.