Cristiano Ronaldo Akhiri Karier Internasional dengan Tiga Trofi Bergengsi Bagi Portugal
Ronaldo menutup 23 tahun bersama Timnas Portugal dengan satu gelar Euro dan dua UEFA Nations League, menorehkan catatan statistik trofi bergengsi yang tak tertandingi.
Cristiano ronaldo mengumumkan pensiun dari timnas Portugal pada 5 November 2026, menutup perjalanan internasional yang melintasi lebih dari dua dekade. Selama 23 tahun, sang kapten menambah koleksi tiga trofi bergengsi: satu piala eropa (Euro 2016) dan dua gelar UEFA Nations League (2019, 2025). Keputusan itu sekaligus menandai akhir era seorang pemain yang selalu berada di garis depan mengangkat trofi.
Cristiano Ronaldo dan Euro 2016: Gelar Piala Eropa Pertama
Pada 10 Juli 2016, Portugal merebut Euro 2016 di Stade de France, Paris, mengalahkan tuan rumah 1‑0 lewat gol Eder di menit tambahan. Ronaldo, yang menjabat sebagai kapten, terpaksa turun pada menit ke‑25 karena cedera setelah tabrakan dengan Dimitri Payet, namun tetap memimpin dari pinggir lapangan. Kemenangan ini menandai gelar internasional utama pertama bagi Portugal.
Keberhasilan tersebut mengangkat Portugal ke puncak sepak bola Eropa, menjadikan timnas negara Lusitania pemilik gelar pertama dalam sejarah. Bagi Ronaldo, mengangkat trofi tersebut sekaligus menegaskan peranannya sebagai figur sentral yang memotivasi rekan-rekan, meski tak dapat menyelesaikan pertandingan di lapangan. Pencapaian ini menjadi bagian penting dalam profil trofi bergengsi Portugal.
UEFA Nations League 2019: Laga Semifinal hingga Final
Turnamen UEFA Nations League edisi 2018/2019 menambah lembaran gemilang Ronaldo pada 9 Juni 2019 di Stadion Dragão, Porto. Semifinal melawan Swiss, sang penyerang mencetak hattrick, menutup skor 3‑1 dan memastikan Portugal melaju ke final. Pada laga puncak melawan Belanda, Gonçalo Guedes menorehkan gol penentu di menit ke‑60, memberi Portugal kemenangan 1‑0.
Keberhasilan di Nations League pertama itu menegaskan dominasi Portugal di kompetisi baru UEFA, sekaligus menambah statistik trofi bergengsi Ronaldo. Peran krusialnya pada semifinal—tiga gol dalam satu pertandingan—menjadi sorotan utama, menambah catatan pribadi yang mengokohkan reputasinya sebagai pencetak gol penting di panggung internasional.
UEFA Nations League 2025: Drama Penalti di Munich
Edisi 2024/2025 UEFA Nations League kembali mengukir sejarah bagi Portugal pada 8 Juni 2025 di Munich Football Arena, Jerman. Pertandingan final melawan Spanyol berakhir 2‑2 setelah 90 menit dan perpanjangan, dengan Ronaldo mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke‑61. Duel penalti berakhir 5‑3 untuk Portugal setelah Diogo Costa menepis tendangan Alvaro Morata, sementara Ruben Neves menutup urutan.
Kemenangan ini menandai gelar UEFA Nations League kedua bagi Portugal, sekaligus menambah daftar trofi bergengsi Ronaldo. Momen gol penyama kedudukan yang datang pada menit kritis menegaskan kemampuannya mencetak di momen penting, memperkuat statistik trofi bergengsi yang tercatat dalam sejarah timnas.
Statistik Trofi Bergengsi Ronaldo dengan Timnas Portugal
Sepanjang karier internasionalnya, Cristiano ronaldo mengangkat tiga trofi bergengsi—satu piala eropa dan dua UEFA Nations League—dalam 267 penampilan. Ia mencetak lebih dari 120 gol, termasuk hattrick melawan Swiss di Nations League 2019 dan gol penyeimbang di final 2025. Rekor tersebut menempatkan Ronaldo sebagai pemain dengan jumlah trofi internasional terbanyak bagi Portugal, sekaligus menambah nilai historis pada profil trofi bergengsi negara tersebut.
Penghargaan-penghargaan tersebut bukan sekadar koleksi logam; mereka mencerminkan kontribusi konsisten Ronaldo dalam mengangkat tim ke level tertinggi kompetisi. Statistik trofi bergengsi ini juga mencakup partisipasi dalam fase grup, semifinal, hingga final, menegaskan kualitas kepemimpinan dan ketangguhan mentalnya di setiap turnamen besar.
Meskipun telah mengakhiri karier internasional, warisan Ronaldo tetap hidup dalam setiap jadwal piala eropa yang akan datang. Portugal kini menatap generasi baru dengan fondasi kuat yang ditinggalkan sang kapten; para pemain muda diharapkan dapat melanjutkan tradisi mengangkat trofi di kompetisi Eropa. Jadwal piala eropa berikutnya menjadi arena bagi Portugal untuk menambah babak baru dalam sejarahnya, sekaligus menguji apakah jejak Ronaldo masih dapat diikuti.