Selasa, 3 November 2026 · WIB
AGC News

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Olahraga Lainnya

DKI Jakarta Sukses Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Borong 17 Medali

DKI Jakarta kembali mendominasi kejuaraan catur nasional 2026 dengan mengumpulkan 17 medali, termasuk enam emas, mengukuhkan gelar juara umumnya.

DKI Jakarta Sukses Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Borong 17 Medali
Foto: Bola.net

Kontingen DKI Jakarta tiba di Serang, Banten, dengan tekad menegakkan kembali reputasinya. Dari awal pertandingan, para pecatur Jakarta menampilkan ritme agresif, memanfaatkan persiapan matang mereka. Pada babak penyisihan, sejumlah pemain membuka papan dengan langkah‑langkah yang menekan lawan, mengamankan poin penting yang menjadi dasar keunggulan awal.

Momen krusial muncul ketika IM Satria Duta Cahaya menaklukkan lawan‑lawannya di kategori Open. Kemenangan beruntun Satria tak hanya menambah emas pertama bagi Jakarta, tetapi juga memberi dorongan moral bagi rekan‑rekannya. Di jalur veteran, FM Syarif Mahmud menegaskan dominasi senior dengan melibas kompetitor berpengalaman, sementara di cabang usia muda, NM Claudio Lasama berhasil mempertahankan keunggulan di U‑19 Putra, menandai titik balik yang memperluas celah medali emas.

Seiring berjalannya kompetisi, tekanan meningkat. Di kategori U‑11 Putri, WCM Hillary Rooca Theng menghadapi lawan dari Jawa Timur yang dikenal tangguh. Setelah beberapa pertukaran posisi kritis, Hillary berhasil menutup partida dengan strategi akhir yang memaksa lawan menyerah. Ia kemudian menyampaikan bahwa persiapan bersama pelatih Kristianus Liem, latihan intensif, serta dukungan fasilitas yang diberikan oleh pihak Ketua Percasi menjadi faktor penentu dalam mengatasi lawan‑lawannya yang sulit.

Tak kalah penting, perak yang diraih oleh GM Novendra Priasmoro di Open menandai persaingan ketat pada papan utama. Pertandingan antara Novendra dan lawan terkuatnya berlangsung sengit, dengan kedua pemain saling menguasai papan selama beberapa jam. Pada fase akhir, Novendra memanfaatkan kesalahan kecil lawan untuk mengamankan poin, memberikan Jakarta tambahan medali perak yang menambah kedalaman koleksi.

Di kelas Junior, Steven Tan dan Haidar Manaf Abrisam masing‑masing menorehkan medali emas dan perak pada kategori U‑17 Putra dan U‑7 Putra. Kedua pertandingan menampilkan serangkaian taktik penyerangan cepat, memaksa lawan beralih ke pertahanan pasif yang akhirnya tak mampu menahan tekanan. Keberhasilan mereka menegaskan bahwa generasi muda Jakarta sudah siap bersaing di level nasional.

Sementara itu, medali perunggu yang diraih oleh IM Gilbert Elroy Tarigan di Open, WGM Laysa Latifah di Senior Putri, serta beberapa pemain muda lainnya menambah kepadatan podium Jakarta. Pada setiap pertandingan, pemain perunggu menunjukkan ketangguhan mental dengan bangkit setelah posisi yang tidak menguntungkan, memperlihatkan kedalaman bakat yang dimiliki kontingen.

Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menanggapi hasil gemilang tersebut dengan rasa syukur. Ia menegaskan bahwa target awal yang ditetapkan sebelum keberangkatan ke Serang telah tercapai berkat persiapan yang disiplin, kerja sama tim, dan semangat juang yang tinggi. Dalam pernyataannya, Kenneth mengungkapkan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar kumpulan medali, melainkan bukti nyata bahwa program pembinaan catur di Jakarta terus berkembang dengan baik.

Menurutnya, trofi juara umum yang diperoleh akan didedikasikan kepada Gubernur DKI, Pramono Anung Wibowo, serta seluruh masyarakat Jakarta yang selalu mendukung olahraga catur. Ia juga memanfaatkan momentum Hari Sumpah Pemuda untuk menyampaikan harapan agar pencapaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia agar terus berani bermimpi, bekerja keras, dan menghasilkan prestasi bagi bangsa.

Kepala BAGUNA Provinsi DKI Jakarta menambahkan perspektifnya, menyatakan bahwa Kejurnas 2026 menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Jakarta untuk memperlihatkan kemampuan menjadi tuan rumah yang kompeten serta melahirkan atlet‑atlet catur berprestasi. Pernyataannya menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas dan dukungan yang memadai bagi perkembangan olahraga catur.

Dengan keberhasilan mempertahankan gelar juara umum, DKI Jakarta kini menatap Kejurnas Catur 2027 yang direncanakan akan digelar kembali di ibu kota, bertepatan dengan peringatan 500 tahun berdirinya Jakarta. Penyelenggaraan tersebut diharapkan menjadi ajang untuk memperkuat program pembinaan, sekaligus menunjukkan kesiapan Jakarta sebagai tuan rumah nasional yang handal.

Secara keseluruhan, ritme pertandingan yang konsisten, momen‑momen kunci pada papan utama, serta titik balik yang terjadi pada fase-fase kritis menjadi faktor penentu keberhasilan kontingen DKI. Dengan 17 medali yang diraih, termasuk enam emas, Jakarta tidak hanya mempertahankan gelar, tetapi juga menegaskan posisi catur Indonesia semakin berjaya di kancah nasional.

Sumber: Bola.net

Penulis

Bagus Nugroho menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Olahraga Lainnya.