Minggu, 8 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Liga Champions

Dominasi Total di Estadio de la Ceramica, Les Parisiens Pesta Enam Gol Tanpa Balas

Pasukan Luis Enrique mengamuk di markas lawan lewat gelontoran enam gol tanpa balas pada matchday keempat fase liga.

Dominasi Total di Estadio de la Ceramica, Les Parisiens Pesta Enam Gol Tanpa Balas
Ilustrasi: Liga Champions — Cariaja News

Dominasi Total di Estadio de la Ceramica, Les Parisiens Pesta Enam Gol Tanpa Balas

Estadio de la Ceramica mendadak sunyi ketika papan skor menunjukan keunggulan mutlak bagi tim tamu pada pertengahan pekan ini. Skuad asuhan Luis Enrique tampil tanpa ampun sejak peluit awal dibunyikan, membuat barisan pertahanan tuan rumah kocar-kacir sepanjang dua×45 menit pertandingan. Catatan impresif ini sekaligus memperpanjang rekor sempurna mereka di panggung Eropa musim ini.

Performa luar biasa tersebut menempatkan les parisiens di posisi paling nyaman di papan atas klasemen sementara. Keempat kemenangan beruntun yang diraih sejauh ini membuktikan kapasitas juara bertahan dalam menjaga konsistensi di tengah jadwal padat. Gelontoran gol demi gol tercipta melalui skema permainan terbuka yang sangat mematikan.

Kilat Delapan Belas Menit Pertama yang Mematikan

Kejutan langsung terjadi ketika laga baru berjalan sembilan menit di atas lapangan hijau. Joao Neves sukses memanfaatkan kemelut dari situasi sepak pojok untuk memecah kebuntuan tim tamu. Gol pembuka tersebut langsung meruntuhkan mentalitas bertanding anak asuh tuan rumah.

Hanya berselang tiga menit kemudian, giliran Desire Doue yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sepakan akurat kaki kanan. Petaka semakin menjadi-jadi semenit berselang tatkala Senny Mayulu melepaskan tembakan keras menuju sudut atas gawang. Gelombang serangan ini sama sekali tidak memberikan ruang bernapas bagi lini belakang lawan.

Keunggulan Empat Gol Sebelum Menit ke-20

Tempo permainan tidak kunjung menurun meski papan skor telah menunjukkan keunggulan tiga angka bagi kubu tamu. Maghnes Akliouche mengirimkan umpan matang yang disambut tembakan mendatar Fabian Ruiz pada menit ketujuh belas. Gol tersebut melengkapi catatan empat gol dalam kurun waktu delapan belas menit saja.

Dominasi lini tengah terbukti sangat efektif dalam membongkar rapatnya formasi lawan sepanjang paruh pertama. Upaya tuan rumah untuk memperkecil ketertinggalan selalu kandas di tangan penjaga gawang Matvey Safonov. Skor empat kosong bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.

Pesta Gol Berlanjut di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, intensitas serangan sama sekali tidak mengalami penurunan drastis dari kubu tamu. Lima menit usai turun minum, Fabian Ruiz kembali menghukum kelengahan barisan belakang lawan. Memanfaatkan bola liar dari situasi tendangan bebas Vitinha, gelandang tersebut sukses menceploskan gol kelima.

Villarreal sempat mencoba memberikan reaksi melalui peluang emas Pape Gueye pada menit keenam puluh enam. Namun ketenangan kiper Safonov kembali menyelamatkan gawang dari ancaman berarti. Pelatih kemudian melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kebugaran skuad utamanya di lapangan.

Penutup Sempurna dari Pemain Pengganti

Meski sejumlah pilar utama telah ditarik keluar lapangan, daya gedor tim tamu tetap berada di level tertinggi. Gol penutup akhirnya lahir pada menit ketujuh puluh delapan melalui aksi pemain pengganti David Boly. Memaksimalkan operan matang dari Joao Neves, sepakan akurat dari sudut kotak penalti memastikan kemenangan absolut enam gol tanpa balas.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Liga Champions.