Minggu, 8 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Asia

Drama Adu Penalti Antar Al Hilal ke Puncak King Cup Arab Saudi

Dua laga semifinal King Cup Arab Saudi 2025/2026 tuntas lewat adu penalti, menempatkan Al Hilal dan Al Khoolod di partai puncak.

Drama Adu Penalti Antar Al Hilal ke Puncak King Cup Arab Saudi
Ilustrasi: Asia — Cariaja News

Papan skor di stadion menunjukkan angka sama kuat ketika peluit panjang berbunyi pada Kamis dini hari. Sebanyak 120 menit waktu normal plus perpanjangan waktu gagal memisahkan kekuatan dua raksasa yang bertarung habis-habisan demi tiket partai puncak. Ketegangan itu merambat ke titik putih, tempat di mana Al Hilal akhirnya menyudahi perlawanan sengit rival sekotanya lewat eksekusi penalti yang tenang.

Pertarungan sengit tersebut langsung memanas sejak paruh pertama babak krusial ini. Bek kiri asal Prancis, Theo Hernandez, memecah kebuntuan pada menit ke-39 melalui penetrasi tajam dari sisi flank yang gagal diantisipasi lini belakang lawan. Keunggulan tipis satu gol ini bertahan cukup lama, memberikan rasa aman sementara bagi skuad asuhan sang pelatih sebelum turun minum tiba di Stadion King Abdullah Sports City.

Ketajaman Statistik Lawan Tenggelam di Babak Penalti

Tekanan bertubi-tubi dilancarkan kubu seberang sepanjang paruh kedua untuk mengejar ketertinggalan angka. Statistik mencatat ada 24 percobaan tembakan dilepaskan lini serang lawan, meski hanya delapan yang benar-benar mengarah tepat ke sasaran. Upaya masif itu baru membuahkan hasil ketika wasit menunjuk titik putih pada menit ke-81 akibat pelanggaran di area terlarang.

Eksekusi dingin penyerang berpengalaman berhasil mengoyak jala gawang dan mengubah kedudukan menjadi imbang. Skor 1-1 itu tidak bergeser hingga waktu normal 90 menit selesai. Memasuki fase perpanjangan waktu, kedua kesebelasan sama-sama memperketat lini pertahanan demi menghindari kebobolan krusial yang bisa langsung memupus harapan juara.

Keunggulan Mental di Masa Eksekusi

Situasi semakin rumit karena ketahanan fisik pemain mulai menurun drastis setelah berlari selama dua jam penuh. Ketangguhan penjaga gawang dari kedua belah pihak beberapa kali mementahkan peluang emas yang lahir pada menit-menit tambahan. Papan skor enggan bergerak, memaksa wasit menyerahkan nasib kelolosan kepada adu penalti.

Mental baja diperlihatkan para algojo penendang dari kubu pemenang saat menghadapi tekanan mental luar biasa di depan ribuan pendukung. Empat dari empat kesempatan awal berhasil dikonversi menjadi gol sempurna. Keunggulan 4-2 dalam drama adu penalti tersebut resmi mengantar Al Hilal melangkah mulus ke babak final turnamen domestik paling bergengsi ini.

Kejutan Besar dari Klub Kuda Hitam

Sementara itu, kejutan besar terjadi pada semifinal lain yang mempertemukan klub kuda hitam melawan salah satu kekuatan tradisional Jeddah. Gol pembuka sempat dicatatkan Moussa Diaby pada menit ke-40 untuk membawa tim unggulan memimpin jalannya laga sejak paruh pertama pertandingan.

Namun, daya juang luar biasa ditunjukkan kubu penantang lewat gol balasan Abdulaziz Al-Aliwa pada menit ke-73. Drama berlanjut ke babak tambahan ketika Steven Bergwijn kembali membawa timnya unggul lewat torehan gol pada menit ke-96. Skuad kejutan tersebut menolak menyerah, menyamakan kedudukan 2-2 di penghujung perpanjangan waktu, lalu menang 5-4 via adu penalti untuk menyusul langkah Al Hilal ke partai puncak.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Asia.