Feyenoord Vs Inter Milan: Pesta Gol Inter Milan di Kandang Feyenoord pada Lanjutan Eropa
Nerazzurri bangkit dari kekalahan derby dengan membungkam wakil Belanda lewat aksi gemilang lini serang mereka.
Stadion De Kuip menjadi saksi kebangkitan skuad asuhan Simone Inzaghi tengah pekan ini. Hasil positif mutlak diperlukan tim tamu demi menghapus memori buruk usai takluk dari rival sekota beberapa hari sebelumnya. Tekanan langsung diterapkan sejak peluit pertama dibunyikan wasit lapangan.
Pertemuan bertajuk feyenoord vs inter milan tersebut berjalan dalam tempo tinggi. Tuan rumah mencoba mengambil inisiatif menyerang di hadapan pendukung sendiri. Namun, lini belakang wakil Italia tampil solid menahan gempuran awal yang dibangun oleh barisan penyerang lawan.
Awal Sempurna di De Kuip
Kejutan tercipta ketika laga baru berjalan delapan menit. Yann Aurel Bisseck merebut bola dari penguasaan pemain tuan rumah secara agresif. Bek jangkung tersebut melakukan tusukan pendek sebelum melepaskan tembakan kaki kiri mendatar. Bola meluncur deras ke sudut bawah gawang tanpa mampu diantisipasi penjaga gawang.
Gol tersebut sekaligus menjadi torehan perdana sang bek tengah di panggung Eropa. Tertinggal satu gol membuat wakil Belanda bereaksi cepat. Anis Hadj Moussa lolos dari kawalan Federico Dimarco di sisi lapangan. Ia langsung melepaskan tendangan terarah yang memaksa Josep Martinez melakukan penyelamatan krusial.
Dominasi Babak Pertama
Kendati mendapat tekanan bertubi-tubi, tim tamu tetap memegang kendali tempo permainan. Skuad asuhan Inzaghi konsisten menebar ancaman lewat pergerakan cepat dari sektor sayap. Upaya beruntun dari Dimarco sempat merepotkan barisan pertahanan tuan rumah meski belum membuahkan hasil tambahan.
Papan skor kembali berubah ketika pertandingan memasuki menit ke-34. Djed Spence mengirimkan umpan silang matang dari sisi kanan penyerangan. Si kulit bundar sempat membentur kaki pemain bertahan sebelum mengarah ke kotak penalti. Francesco Pio Esposito menyambutnya dengan sundulan jarak dekat yang merobek jala gawang.
Protes sempat dilayangkan kubu tuan rumah akibat adanya duel fisik sebelum proses terjadinya gol. Namun, pengadil lapangan tetap bergeming dan mengesahkan keunggulan tim tamu. Skor dua gol tanpa balas bertahan hingga turun minum tiba.
Gol Penutup Piotr Zielinski
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan sama sekali tidak mengalami penurunan. Gelandang asal Polandia mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh. Usaha tersebut langsung diuji oleh kesigapan penjaga gawang yang tampil di bawah mistar gawang tuan rumah.
Spence nyaris mencatatkan namanya di papan skor menyusul sebuah penetrasi cepat dari rusuk kanan. Sepakan dari sudut sempit itu berhasil dibendung kiper lawan. Gencarnya gelombang serangan akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-54.
Piotr Zielinski melepaskan tembakan keras dari garis tepi kotak penalti. Bola meluncur kencang dan gagal dihentikan kiper Feyenoord. Keunggulan tiga gol membuat jalannya sisa waktu semakin berada dalam kendali tim tamu.
Menjaga Keunggulan Hingga Usai
Esposito sebenarnya sempat mencetak gol kedua bagi dirinya pada menit ke-66. Umpan tarik terukur dari Dimarco berhasil diselesaikan dengan sempurna. Sial bagi sang penyerang, hakim garis sudah lebih dulu mengangkat bendera tanda offside.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya duel, tidak ada lagi gol tambahan tercipta. Kemenangan tandang ini menjadi modal berharga bagi Inter Milan untuk menatap laga-laga berikutnya di panggung Eropa dengan rasa percaya diri tinggi.