Minggu, 8 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Tenis

Langkah Heroik Janice Tjen Terhenti di Tangan Emma Raducanu

Petenis Indonesia gagal melaju lebih jauh di New York setelah takluk dua set langsung dari juara Grand Slam asal Inggris tersebut.

Langkah Heroik Janice Tjen Terhenti di Tangan Emma Raducanu
Ilustrasi: Tenis — Cariaja News

Perjalanan impresif wakil Merah Putih pada ajang US Open 2025 akhirnya menemukan batas akhir. Sosok Emma Raducanu tampil sebagai pembeda utama di atas lapangan keras Stadion Louis Armstrong, New York, pada Rabu malam waktu setempat. Dominasi sang juara turnamen major edisi 2021 itu terlampau tangguh bagi petenis debutan asal Indonesia, janice tjen, yang harus merelakan tiket babak berikutnya lepas dari genggaman.

Pertemuan penting ini mempertemukan dua karakter permainan yang kontras di bawah sorot lampu arena USTA Billie Jean King National Tennis Center. Raducanu, yang kini menduduki peringkat ke-36 dunia, memanfaatkan pengalaman serta ketenangannya untuk meredam agresivitas lawan. Di sisi lain, sang wakil Nusantara sebenarnya tidak tinggal diam dan mencoba memberikan perlawanan sengit sejak bola pertama dilambungkan di atas lapangan.

Ketangguhan Raducanu Kunci Kekalahan Janice Tjen

Upaya keras langsung diperlihatkan oleh janice tjen sejak gim pembuka dimulai. Ia mengandalkan pukulan forehand keras demi menekan pertahanan lawan yang berdiri di seberang net. Meski sempat memberikan perlawanan berarti dengan merebut beberapa gim penting, variasi pukulan dari sang bintang Inggris terbukti terlalu solid untuk diatasi sepanjang set pertama berlangsung.

Konsistensi peraih titel Grand Slam tersebut menjadi faktor penentu yang menutup celah bagi kebangkitan wakil Asia Tenggara itu. Setiap kali reli panjang tercipta, ketenangan pengembalian bola dari unggulan Inggris tersebut berhasil memecah momentum kejar-mengejar skor. Set pembuka pun terpaksa direlakan dengan kedudukan 2-6 setelah satu kesalahan pengembalian gagal melewati net.

Dominasi Penuh di Set Kedua

Memasuki paruh kedua pertandingan, tempo permainan sepenuhnya berada di bawah kendali sang pemilik sirkuit utama. Tekanan bertubi-tubi memaksa janice tjen lebih banyak bertahan di area belakang garis lapangan. Lima gim berturut-turut berhasil diamankan tanpa kesulitan berarti oleh petenis Eropa tersebut berkat penempatan bola yang akurat.

Satu hiburan kecil sempat tercipta ketika wakil Indonesia itu mampu mencuri satu gim di tengah badai dominasi lawan. Akan tetapi, perbedaan kelas dan kematangan taktik berbicara lain saat gim penutup diraih dengan mulus. Laga berdurasi singkat selama enam puluh menit itu resmi ditutup dengan skor akhir 1-6 pada set pemungkas.

Catatan Manis Debut Grand Slam

Kegagalan melangkah ke fase berikutnya sama sekali tidak menghapus fakta mengenai pencapaian luar biasa yang diukir sepanjang pekan ini. Menembus undian utama melalui jalur kualifikasi merupakan sebuah pencapaian bersejarah bagi peta kekuatan tenis nasional di level tertinggi. Perjuangan tanpa kenal lelah dari babak awal membuktikan kapasitas bersaing di panggung dunia.

Publik tanah air tentu mencatat bagaimana debut gemilang ini memberi warna tersendiri dalam kalender kompetisi internasional tahun ini. Walaupun langkahnya harus terhenti di tangan pemain elite, pengalaman berharga dari tanah Amerika Serikat ini bakal menjadi modal krusial untuk turnamen-turnamen mendatang. Perjalanan sang atlet muda baru saja dimulai, dan lembaran baru di kancah profesional kini terbuka lebar menanti aksi berikutnya.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Tenis.