Jumat, 6 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Piala Eropa

Luka Modric puji kehebatan Lionel Messi, mengakui rivalnya sering menguji ketangguhan

Gelandang Kroasia mengungkap rasa hormatnya pada sang legenda Argentina, menyebut Messi lawan paling menantang dalam kariernya di timnas maupun di Real Madrid.

Luka Modric puji kehebatan Lionel Messi, mengakui rivalnya sering menguji ketangguhan
Ilustrasi: Piala Eropa — Cariaja News

Luka Modric baru-baru ini mengirimkan penghormatan kepada Lionel Messi, mengakui bahwa sang kapten Argentina menjadi figur yang tak hanya menginspirasi, namun juga menimbulkan rasa sakit setiap kali mereka bertemu di lapangan. Pernyataan itu muncul tak lama setelah Messi resmi menutup karier internasionalnya, menandai akhir era gemilang bersama Timnas Argentina.

Keputusan Messi untuk pensiun dari La Albiceleste mengundang pujian luas, terutama dari rekan satu tim dan rival yang pernah bersaing dengannya. Dalam laga uji coba melawan Benin, sang legenda menorehkan satu gol dan dua assist, mengukir kemenangan 3‑0 sebelum mengumumkan perpisahan.

Modric, yang selama lebih dari satu dekade mengendalikan gelandang Real Madrid, menilai pertemuan mereka sebagai kombinasi antara kegembiraan menonton dan penderitaan di pundaknya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya sekaligus beban yang dirasakan ketika harus menghentikan serangan sang penggali ruang.

Luka Modric memberikan tribut kepada Messi

Dalam sebuah wawancara, Modric menyatakan bahwa menonton Messi beraksi adalah kebahagiaan tersendiri, meski ia harus menelan banyak pukulan saat berhadapan. “Saya menikmati setiap detik melihatnya bermain, namun saya juga merasakan tekanan luar biasa ketika harus menghalau geraknya, baik di panggung internasional maupun saat bersama Real Madrid,” ujarnya.

Pengaruh Messi bagi Timnas Argentina

Messi telah mengubah wajah Timnas Argentina selama dua dekade, menyalakan harapan yang dulu hanya diimpikan oleh pendukung. Keberhasilan membawa tim meraih Piala Dunia menjadi puncak pencapaian yang menggeser legenda sebelumnya, Diego Maradona, dari pusat sorotan. Profil Lionel Messi kini dipenuhi dengan catatan kemenangan, dan statistik Lionel Messi menunjukkan kontribusi gol serta assist yang tak tertandingi dalam era modern.

Kenangan di Real Madrid

Pertemuan mereka di kompetisi klub sering kali menjadi sorotan, terutama ketika Modric berperan sebagai otak tengah Real Madrid. Setiap kali Messi memasuki lapangan, Modric harus menyesuaikan taktik, menyiapkan pertahanan yang mampu menahan dribel dan tembakan sang bintang. Momen-momen itu menambah kedalaman rivalitas yang mengakar, menjadikan setiap duel sebagai pelajaran berharga bagi kedua pemain.

Mengapa Modric menilai Messi sebagai lawan paling menantang

Menurut Modric, keunikan Messi terletak pada kemampuan mengubah ruang dalam sekejap, memaksa lawan untuk selalu berada dalam posisi defensif yang rapuh. Ia menambahkan bahwa menyerang bersama tim nasional atau klub tidak mengurangi tingkat kesulitan; Messi tetap menuntut konsentrasi total, membuat setiap interaksi menjadi ujian mental dan fisik bagi pemain lain.

Apa arti pensiun Messi bagi sepak bola internasional

Kepergian Messi dari panggung nasional membuka ruang bagi generasi baru, namun juga menandai hilangnya sosok yang menjadi tolok ukur performa. Dengan jadwal piala eropa yang semakin padat, kompetisi klub kini menjadi arena utama bagi pemain bergengsi untuk menampilkan keahlian mereka. Kehilangan Messi di level internasional menambah beban pada bintang-bintang lain untuk mengisi kekosongan prestise tersebut.

Meski Messi telah menutup babak internasionalnya, suara Luka Modric tetap menjadi saksi betapa beratnya melawan sang megabintang. Penghormatan yang ia sampaikan tidak sekadar pujian, melainkan pengakuan akan dampak mendalam yang Messi tinggalkan pada rekan maupun lawan, mengukir jejak yang akan dikenang panjang di dunia sepak bola.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Piala Eropa.