Jumat, 6 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Liga Eropa Lain

Maghnes Akliouche Jadi Bintang Le Mans FC, Bantu PSG Raih 3‑1

PSG menutup babak pertama dengan kemenangan 3‑1 atas Le Mans FC, didorong gol dan aksi menggelora Maghnes Akliouche di ruang sempit.

Maghnes Akliouche Jadi Bintang Le Mans FC, Bantu PSG Raih 3‑1
Ilustrasi: Liga Eropa Lain — Cariaja News

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi, PSG menguasai penguasaan bola sementara Le Mans FC menekan lewat serangan balik cepat. Pada menit ke‑19, Lucas Beraldo menambah keunggulan lewat penalti setelah Harold Voyer melakukan handball. Sejak awal, Maghnes Akliouche sudah menempati ruang sempit di lini tengah, menantang lini belakang lawan dengan gerakan tajam yang menimbulkan kekhawatiran.

Menjelang pertengahan babak pertama, Le Mans FC berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Louis Mafouta di menit ke‑54. Gol tersebut sempat dibatalkan karena offside, namun VAR mengonfirmasi gol menjadi sah. Tekanan tetap tinggi, dan PSG menanggapi dengan taktik baru. Luis Enrique menurunkan empat pemain sekaligus, sebuah pergantian yang mengubah arah permainan dan menambah intensitas serangan.

Setelah perubahan, Khvicha Kvaratskhelia memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Kocik, mencetak gol pada menit ke‑61. Tujuh menit kemudian, Akliouche menambah keunggulan lewat tembakan rendah yang mengecoh Nicolas Kocik, mencatat gol pertamanya bersama PSG. Gol tersebut menegaskan peran pentingnya di lapangan, mengubah alur pertandingan menjadi semakin menguntungkan PSG.

Akliouche Mengguncang Tengah Lapangan di Menit Kunci

Penampilan Akliouche tidak hanya berhenti pada gol; ia menjadi pusat serangan PSG dengan terus menembus ruang sempit pertahanan Le Mans FC. Setiap kali ia menguasai bola, lini belakang lawan terdesak, memaksa mereka melakukan tekel berisiko. Aksinya membuka peluang bagi rekan satu tim, menciptakan dua atau tiga peluang berbahaya dalam rentang satu menit. Hasil man of the match PSG vs Le Mans FC pun mencerminkan kontribusi menyeluruhnya.

Gol Debut di Menit 68 Membawa PSG ke Puncak

Gol Akliouche datang pada menit ke‑68, tepat ketika Le Mans FC berusaha menekan kembali. Tembakan rendahnya menembus rapatnya pertahanan, melesat melewati Nicolas Kocik dan menancap ke sudut gawang. Gol debut ini tidak hanya menambah selisih, tetapi juga memberi dorongan moral kepada seluruh skuad. Dengan tiga poin di tangan, PSG menegaskan kembali posisi puncaknya di liga eropa lain.

Pergantian Besar Luis Enrique Ubah Jalur Laga

Empat pemain yang masuk pada akhir babak pertama langsung menambah kedalaman opsi serangan PSG. Kehadiran Kvaratskhelia, yang mencetak gol sebelum Akliouche, memperluas lebar permainan, memaksa Le Mans FC membuka ruang lebih luas. Pergantian tersebut memicu gelombang serangan cepat, menambah tekanan pada pertahanan lawan yang mulai kelelahan. Statistik Le Mans FC dalam laga ini menyoroti rendahnya penguasaan bola di ruang sempit, memudahkan PSG mengontrol tempo.

Drama Penalti di Tambahan Waktu

Menit-menit tambahan menyajikan drama tersendiri. Lucas Hernández ditarik di kotak penalti, memaksa wasit memberi kesempatan tendangan penalti kepada PSG. Desire Doue mengeksekusi, namun Kocik menepisnya dengan satu tangan menjegal. Upaya penalti kedua dipertanyakan, dan VAR akhirnya membatalkan kesempatan tersebut. Kejadian ini menambah ketegangan namun tidak mengubah skor akhir, mengokohkan kemenangan 3‑1 bagi PSG.

Kemenangan ini menandai kemenangan ketiga beruntun PSG di Ligue 1 setelah awal yang kurang stabil, sekaligus menegaskan kebangkitan sang juara Prancis dan Eropa. Profil Le Mans FC memang menunjukkan tim yang masih mencari konsistensi, namun aksi Akliouche memberikan contoh bagaimana pemain muda dapat mengubah jalannya pertandingan. Man of the Match resmi jatuh ke tangan Akliouche, mengukuhkan dirinya sebagai salah satu talenta yang patut diwaspadai di kompetisi selanjutnya.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Liga Eropa Lain.