Rabu, 4 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

Tim Nasional

Mitchell Baker Ungkap Kekecewaan Pasca Laga, Tetap Optimis Capai Premier League dan Piala Dunia

Penyerang muda Timnas Indonesia menyuarakan rasa kurang puas setelah pertandingan, namun menegaskan tekad melanjutkan langkah menuju Premier League dan mimpi Piala Dunia.

Mitchell Baker Ungkap Kekecewaan Pasca Laga, Tetap Optimis Capai Premier League dan Piala Dunia
Ilustrasi: Tim Nasional — Cariaja News

Mitchell Baker kembali menjadi sorotan setelah penampilannya bersama Timnas Indonesia di laga terakhir. Penyerang berusia 19 tahun itu mengaku merasa belum memberi kontribusi maksimal, menyebut hasil pertandingan sebagai “sinyal bahwa masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan”. Meski nada suaranya menampakkan kekecewaan, ia menegaskan bahwa semangat belajar tetap menyala.

Dalam konferensi pers singkat, Baker menyoroti bahwa tim belum mampu mengeksekusi peluang dengan konsistensi yang diharapkan. “Saya menilai diri sendiri dan rekan‑rekan masih jauh dari standar yang kami targetkan,” ujarnya, menambah bahwa pengalaman ini menjadi bahan bakar untuk perbaikan. Ia menekankan pentingnya proses, bukan sekadar hasil akhir, sebagai bagian dari pertumbuhan pribadi dalam sepak bola.

Bicara tentang ambisinya, Mitchell Baker tetap menatap Premier League sebagai tujuan utama. Ia mengakui bahwa menembus liga paling bergengsi di Inggris memerlukan persiapan matang, namun tidak mengurangi keyakinan bahwa langkah profesional yang tepat akan membuka pintu tersebut. Sementara itu, ia menegaskan keinginannya tetap berlatih bersama timnas, mengingat peran vitalnya dalam upaya Timnas Indonesia menembus kualifikasi Piala Dunia 2030.

Harapan Premier League yang Tetap Menggantung

Baker menjelaskan bahwa ia masih menilai opsi klub secara cermat. “Saya tidak ingin terjun ke profesional tanpa jaminan bermain reguler,” katanya, menyoroti pentingnya mendapatkan jam terbang yang cukup sebelum mengincar klub di Premier League. Pendekatan ini sejalan dengan keinginannya mengasah profil premier league lewat pengalaman kompetitif, bukan sekadar menandatangani kontrak besar.

Komitmen pada Timnas Indonesia

Meski menatap karier klub, Mitchell Baker menegaskan prioritasnya tetap bersama Timnas Indonesia. Ia mengingatkan bahwa kontribusi pada tim nasional menjadi motivasi utama, terutama menjelang fase krusial jadwal tim nasional yang menargetkan kualifikasi Piala Dunia. “Setiap panggilan bendera adalah kesempatan memperkuat klasemen tim nasional dan menambah pengalaman internasional,” ujar ia, menambah bahwa kebanggaan mengenakan jersey Garuda tak tergantikan.

Langkah Selanjutnya: Profesional dan Internasional

Baker mengungkap rencana konkret untuk memulai karier profesional pada Januari 2027, setelah menyelesaikan studi sarjana. Ia menekankan bahwa keputusan menunda debut profesional demi pendidikan adalah bagian dari strategi jangka panjang. “Saya ingin memulai dengan klub yang memberi ruang bermain, sehingga saya bisa mengasah kemampuan sebagai penyerang tengah secara konsisten,” jelasnya, menambahkan bahwa kualitas latihan bersama pelatih spesialis akan mempercepat proses.

Target Olimpiade dan Piala Dunia

Selain Premier League, Baker menaruh mata pada panggung Olimpiade dan Piala Dunia. Ia mengakui bahwa keberhasilan Timnas Indonesia di kompetisi internasional akan memperkuat profil piala dunia negara, sekaligus membuka peluang bagi pemain muda seperti dirinya. “Mewakili Indonesia di Olimpiade dan membantu tim lolos ke Piala Dunia adalah dua mimpi yang berjalan beriringan,” kata Baker, menegaskan tekadnya untuk menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.

Pandangan ke Depan: Optimisme Berbasis Realita

Menutup pernyataannya, Mitchell Baker menegaskan bahwa kekecewaan atas hasil laga bukan akhir cerita, melainkan batu loncatan. Ia menilai proses pembelajaran di Georgetown dan bersama Timnas Indonesia telah menyiapkan mental yang kuat untuk tantangan berikutnya. “Saya percaya masih banyak ruang untuk berkembang; setiap latihan, setiap pertandingan, adalah kesempatan memperbaiki statistik piala dunia pribadi saya,” tuturnya, menutup dengan senyuman yang mencerminkan keyakinan bahwa impian Premier League dan ambisi internasional bukan sekadar khayalan.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk Tim Nasional.