Rapor Statistik Pemain Timnas Indonesia di Laga Puncak Piala ASEAN 2026
Angka-angka krusial dan catatan statistik merangkum perjuangan skuad Garuda saat menaklukkan Thailand lewat drama adu penalti di Gelora Bung Karno.
Pesta kembang api menutup malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno ketika lembaran sejarah baru resmi tercatat untuk timnas indonesia. Angka di papan skor akhir menunjukkan kedudukan 2-2 selama seratus dua puluh menit sebelum dituntaskan lewat adu penalti dengan keunggulan 4-2. Laga puncak tersebut menghadirkan tensi tinggi yang diukur dari berbagai catatan waktu krusial, mulai dari menit-menit awal babak pertama hingga detik penentuan trofi.
Dominasi penguasaan bola sebenarnya sempat dipegang penuh oleh skuad Garuda pada waktu normal. Deretan peluang matang tercipta silih berganti, memaksa lini pertahanan lawan bekerja ekstra keras meredam agresivitas lini depan. Di sinilah efisiensi permainan diuji melalui data statistik di lapangan, di mana ketangguhan kiper lawan menjadi tembok tebal yang memaksa pertandingan harus diselesaikan lewat babak tambahan waktu.
Rapor Penjaga Gawang dan Lini Belakang
Angka delapan mutlak diberikan kepada Emil Audero yang berdiri di bawah mistar gawang. Dua kali kebobolan sama sekali tidak mengurangi nilai plus dari ketenangannya, terutama saat mementahkan eksekusi penalti Nattapong Sayriya yang memastikan kemenangan. Di depannya, Kevin Diks mengantongi nilai 7,5 berkat aksi militan di sisi kanan pertahanan sepanjang pertandingan.
Kontribusi lini belakang semakin lengkap lewat penampilan Elkan Baggott yang diganjar nilai delapan. Bek jangkung tersebut tidak hanya tampil solid menghalau serangan, tetapi juga sukses mencetak gol penyama kedudukan pada masa extra time. Sementara itu, Justin Hubner mendapat nilai 7,5 setelah aktif mengalirkan bola sekaligus membuang peluang emas pada paruh pertama laga.
Kontribusi Pemain Pengganti dan Lini Tengah
Dinamika permainan berubah drastis berkat kehadiran para pemain cadangan yang masuk pada paruh kedua. Dean James langsung memberikan dampak instan di sisi kiri dan mendapat nilai delapan berkat tendangan bebas akurat pada menit ke-85 yang membentur pemain lawan sebelum bersarang di gawang.
Peran penyeimbang di lini tengah dijalankan dengan baik oleh Joe Pelupessy yang diganjar nilai 7,5. Di sisi lain, Tom Haye harus puas dengan nilai 6,5 karena pengaruhnya kurang terlihat pada babak pertama sehingga ditarik keluar saat jeda istirahat.
Statistik Penentu Kemenangan Skuad Garuda
Kedalaman skuad terbukti menjadi pembeda utama ketika pertandingan memasuki fase paling krusial. Rizky Ridho menyumbang nilai 7,5 setelah mengirimkan umpan matang yang berujung pada gol penyeimbang Baggott. Egy Maulana Vikri turut memperoleh nilai 7,5 berkat operan terobosan tajam yang merepotkan barisan belakang lawan.
Catatan angka penutup melibatkan Calvin Verdonk dengan nilai 7,5 yang tampil spartan dari posisi bek kiri hingga bergeser ke tengah. Shayne Pattynama mendapat nilai tujuh karena sukses menjalankan tugas krusial sebagai salah satu algojo penalti, melengkapi rangkaian statistik impresif yang membawa trofi juara ke tangan timnas indonesia malam itu.