Jumat, 6 November 2026 · WIB
CARIAJA NEWS

Berita olahraga Indonesia dan dunia. Hasil, klasemen, transfer, dan analisis setiap hari.

MotoGP

Runner up Veda Ega Pratama Sumbangkan Poin Penting untuk Tim di Moto3

Veda Ega Pratama, runner up di GP Malaysia, menyampaikan kekecewaan tak dapat juara namun tetap yakin akan peluang podium selanjutnya di kelas Moto3.

Runner up Veda Ega Pratama Sumbangkan Poin Penting untuk Tim di Moto3
Ilustrasi: MotoGP — Cariaja News

Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah menutup balapan GP Malaysia 2026 sebagai runner up. Pembalap muda Honda Team Asia itu memulai laga dari posisi kedelapan, namun berhasil menyalip sejumlah pesaing hingga menancapkan jarak dua di garis finis. Keberhasilan ini menandai hasil terbaiknya di kelas Moto3 sekaligus menambah catatan podium dalam debutnya.

Meskipun podium kedua merupakan pencapaian yang luar biasa, Veda tak bisa menutup mata terhadap rasa kurang puas. Dalam konferensi pers singkat setelah balapan, ia mengakui bahwa harapan pribadi masih berpusat pada kemenangan. Kekecewaan itu tidak mengurangi semangat, melainkan menjadi bahan bakar untuk mengasah performa di sisa kalender Motogp musim ini.

Reaksi Veda Usai Posisi Runner Up di Sepang

Veda menegaskan, “Saya sangat menghargai hasil runner up ini, namun ada rasa tidak puas karena saya tahu potensi mesin dan tim bisa lebih jauh.” Pernyataan itu menampakkan nada kecewa yang realistis namun tetap berimbang. Ia menambahkan, “Kami sudah bekerja keras dari sesi latihan hingga balapan, dan saya percaya kami bisa mengonversi kecepatan menjadi kemenangan di trek berikutnya.”

Tidak lama setelah itu, Veda menyoroti pentingnya belajar dari kesalahan. Ia mencontohkan beberapa titik di mana posisi balapan sempat terancam, dan menjelaskan rencana memperbaiki teknik pengereman serta pemilihan jalur. “Setiap lap memberi pelajaran, dan saya ingin memanfaatkan itu untuk meningkatkan konsistensi saat menyalip di bagian akhir,” ujarnya dengan nada yang tetap tenang namun penuh tekad.

Analisis Hasil dan Tantangan Selanjutnya di Moto3

Statistik Veda Ega Pratama menunjukkan peningkatan signifikan sejak debutnya di Moto3. Dari tiga podium pertama musim ini, dua di antaranya adalah hasil runner up dan satu ketiga di Brasil. Angka poinnya pun naik tajam, menempatkannya dalam posisi yang kompetitif di klasemen Moto3.

Namun, tantangan tidak berakhir di Sepang. Jalur balapan berikutnya—GP Qatar, Portugal, dan Valencia—menuntut adaptasi cepat terhadap kondisi trek yang berbeda. Persaingan dengan pembalap seperti David Almansa dan Alvaro Carpe diperkirakan akan semakin ketat. Veda menegaskan, “Kami akan menyesuaikan setelan motor untuk tiap sirkuit, dan tim akan terus mencari margin kecil yang dapat memisahkan kami dari barisan depan.”

Statistik Veda Ega Pratama: Dari Debut hingga Runner Up

Jika dilihat dari statistik Veda Ega Pratama, rasio finish di atas 70% dan rata‑rata posisi akhir 5,2 menjadi indikator stabilitas yang patut diperhitungkan. Pada GP Sepang, ia menempati posisi ke‑8 saat start, kemudian menurunkan selisih waktu sekitar 0,48 detik dari pemimpin pada putaran ketiga, menandakan kecepatan yang kompetitif.

Data tersebut memperkuat narasi profil runner up Veda yang kini tidak hanya dikenal di Indonesia, tetapi juga mulai mendapat perhatian di panggung internasional Moto3. Setiap poin yang dikumpulkan menambah peluangnya masuk dalam pertarungan penentuan gelar juara, terutama bila ia mampu menyalip lebih awal di trek yang menuntut akselerasi cepat.

Pandangan ke Musim Penutup dan Target Podium

Menatap tiga seri balapan terakhir, Veda mengungkapkan keyakinan bahwa berita runner up terbaru dapat menjadi pijakan untuk langkah selanjutnya. “Kami tidak akan membiarkan hasil ini menjadi puncak, melainkan batu loncatan untuk mengejar kemenangan pada sisa kalender,” katanya.

Strategi tim kini difokuskan pada peningkatan performa mesin pada lintasan lurus dan pengoptimalan pengereman di tikungan tajam. Veda menambahkan, “Jika kami dapat menyalip lebih awal dan menjaga ritme, peluang podium ganda menjadi sangat realistis.” Harapannya, dengan modal kepercayaan diri yang tumbuh, ia dapat menutup musim dengan catatan yang lebih mengesankan daripada sekadar runner up.

Penulis

Redaksi Cariaja menulis untuk Cariaja News. Artikel ini disunting oleh desk MotoGP.